Thursday, June 15, 2006
terkotor nih....!
Kota Bandung & Bekasi Metropolitan Terkotor
JAKARTA, (PR).-Kota Bandung dan Bekasi, diyatakan sebagai kota terkotor dalam kategori kota metropolitan. Sedangkan, kota terkotor kategori kota besar disandang Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tangerang. Demikian terungkap dalam acara Malam Anugerah Penghargaan Lingkungan dan Adipura di Hotel Shangri-la Jakarta, Senin (12/6) malam.
Wapres M. Jusuf Kalla yang hadir dalam malam anugerah itu menuturkan, hidup manusia bergantung pada lingkungan. Oleh karena itu, segala upaya untuk memperbaiki lingkungan harus dihargai dan sebaliknya upaya yang tidak maksimal perlu didorong.
Malam anugerah penghargaan lingkungan dan Adipura dimeriahkan sejumlah artis, antara lain Indy Barens, Tasya, Didi Petet, Slank, dan dua artis yang menjadi duta lingkungan, yaitu Ahmad Dani dan Marshanda.
Sementara itu, empat kota kabupaten di Jawa Barat, yaitu Garut, Singaparna Tasikmalaya, Indramayu, dan Purwakarta berhasil meraih Piagam Adipura kategori kota kecil. Namun, tidak satu pun wakil Jawa Barat yang meraih Piala "Anugerah Adipura" maupun "Penghargaan Kalpataru" tahun 2006.
Dalam "Anugerah Adipura" tahun 2006, Senin (12/6), tercatat 45 kota meraih Piala Adipura. Untuk penghargaan Kalpataru, diberikan kepada 11 orang.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan Piala Adipura dan penghargaan Kalpataru, di Istana Negara, Jakarta. Hadir antara lain Ketua DPR Agung Laksono, Ketua MA Bagir Manan, Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Menhub Hatta Rajasa, Menhut M.S. Kaban, dan Seskab Sudi Silalahi.
Penghargaan Kalpataru kategori Perintis Lingkungan diberikan kepada Samuel Ngongo Lewu, dari Desa Tenggaba, Kec. Wewewa Timur Kab. Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), H. Abidin Moestakim dari Desa/Kec. Kayangan, Kab. Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Wayan Sutiari Mastoer, dari Kel. Rungkut Kidul, Surabaya, Jatim.
Kategori Pengabdi Lingkungan, diberikan kepada Salim dari Pulau Pramuka Kel. Pulau Panggang, Kec. Kepulauan Seribu Utara, DKI Jakarta, dan Agusdin, Kel. Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara Kaltim.
Kategori Penyelamat Lingkungan diberikan kepada "Komunitas Anak Dalam Air Hitam Bukit Dua Belas", Desa Pematang Kabau Kec. Air Hitam Kab. Sarolangun Prov. Jambi, Kelompok Tani "Murakapi" dari Desa Jabung, Kec. Panekan, Kab. Magetan Jawa Timur, dan Klub Pecinta Alam "Hirosi", Desa Hinekombe, Kec. Sentani, Jayapura.
Kota-kota penerima Piala Anugerah Adipura 2006 untuk ketegori kota metropolitan adalah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Surabaya, Medan, dan Semarang. Untuk kota besar adalah Pekanbaru, Padang, Denpasar, dan Balikpapan.
Kategori kota sedang, Bengkulu, Blitar, Curup, Gorontalo, Gresik, Jepara, Jombang, Lumajang, Madiun, Mataram, Palopo, Pare-pare, Payakumbuh, Pematang Siantar, Tanjung Pinang, dan Tulungagung.
Kategori kota kecil, penghargaan Adipura diberikan kepada Kab. Bangli, Kab. Gianyar, Amlapura, Argamakmur, Kab. Kolaka, Semarapura, Kab. Sragen, Kota Padang Panjang, Singaraja, Kotabumi, Kab. Tabanan, Kab. Badung, Kalianda, Kab. Boyolali, Kab. Muara Enim, Sungai Liat, Sekayu, dan Kab. Magetan.
Peraih piagam Adipura, selain empat kota kecil dari Jawa Barat, adalah Pasuruan, Pamekasan, Bangkalan, Lampung Utara, Lampung Selatan, Boyolali, serta untuk kota sedang Tarakan dan Tulungagung.
Presiden juga menilai, masih banyak pemerintah daerah (pemda) yang belum baik dalam upaya pengelolaan sampah seperti yang terjadi di Bandung. Presiden berharap para gubernur, bupati, dan wali kota bisa menangani sampah secara sungguh-sungguh, terencana, dan terkendali. (A-94)*** DocPRJune312006
JAKARTA, (PR).-Kota Bandung dan Bekasi, diyatakan sebagai kota terkotor dalam kategori kota metropolitan. Sedangkan, kota terkotor kategori kota besar disandang Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tangerang. Demikian terungkap dalam acara Malam Anugerah Penghargaan Lingkungan dan Adipura di Hotel Shangri-la Jakarta, Senin (12/6) malam.
Wapres M. Jusuf Kalla yang hadir dalam malam anugerah itu menuturkan, hidup manusia bergantung pada lingkungan. Oleh karena itu, segala upaya untuk memperbaiki lingkungan harus dihargai dan sebaliknya upaya yang tidak maksimal perlu didorong.
Malam anugerah penghargaan lingkungan dan Adipura dimeriahkan sejumlah artis, antara lain Indy Barens, Tasya, Didi Petet, Slank, dan dua artis yang menjadi duta lingkungan, yaitu Ahmad Dani dan Marshanda.
Sementara itu, empat kota kabupaten di Jawa Barat, yaitu Garut, Singaparna Tasikmalaya, Indramayu, dan Purwakarta berhasil meraih Piagam Adipura kategori kota kecil. Namun, tidak satu pun wakil Jawa Barat yang meraih Piala "Anugerah Adipura" maupun "Penghargaan Kalpataru" tahun 2006.
Dalam "Anugerah Adipura" tahun 2006, Senin (12/6), tercatat 45 kota meraih Piala Adipura. Untuk penghargaan Kalpataru, diberikan kepada 11 orang.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan Piala Adipura dan penghargaan Kalpataru, di Istana Negara, Jakarta. Hadir antara lain Ketua DPR Agung Laksono, Ketua MA Bagir Manan, Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Menhub Hatta Rajasa, Menhut M.S. Kaban, dan Seskab Sudi Silalahi.
Penghargaan Kalpataru kategori Perintis Lingkungan diberikan kepada Samuel Ngongo Lewu, dari Desa Tenggaba, Kec. Wewewa Timur Kab. Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), H. Abidin Moestakim dari Desa/Kec. Kayangan, Kab. Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Wayan Sutiari Mastoer, dari Kel. Rungkut Kidul, Surabaya, Jatim.
Kategori Pengabdi Lingkungan, diberikan kepada Salim dari Pulau Pramuka Kel. Pulau Panggang, Kec. Kepulauan Seribu Utara, DKI Jakarta, dan Agusdin, Kel. Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara Kaltim.
Kategori Penyelamat Lingkungan diberikan kepada "Komunitas Anak Dalam Air Hitam Bukit Dua Belas", Desa Pematang Kabau Kec. Air Hitam Kab. Sarolangun Prov. Jambi, Kelompok Tani "Murakapi" dari Desa Jabung, Kec. Panekan, Kab. Magetan Jawa Timur, dan Klub Pecinta Alam "Hirosi", Desa Hinekombe, Kec. Sentani, Jayapura.
Kota-kota penerima Piala Anugerah Adipura 2006 untuk ketegori kota metropolitan adalah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Surabaya, Medan, dan Semarang. Untuk kota besar adalah Pekanbaru, Padang, Denpasar, dan Balikpapan.
Kategori kota sedang, Bengkulu, Blitar, Curup, Gorontalo, Gresik, Jepara, Jombang, Lumajang, Madiun, Mataram, Palopo, Pare-pare, Payakumbuh, Pematang Siantar, Tanjung Pinang, dan Tulungagung.
Kategori kota kecil, penghargaan Adipura diberikan kepada Kab. Bangli, Kab. Gianyar, Amlapura, Argamakmur, Kab. Kolaka, Semarapura, Kab. Sragen, Kota Padang Panjang, Singaraja, Kotabumi, Kab. Tabanan, Kab. Badung, Kalianda, Kab. Boyolali, Kab. Muara Enim, Sungai Liat, Sekayu, dan Kab. Magetan.
Peraih piagam Adipura, selain empat kota kecil dari Jawa Barat, adalah Pasuruan, Pamekasan, Bangkalan, Lampung Utara, Lampung Selatan, Boyolali, serta untuk kota sedang Tarakan dan Tulungagung.
Presiden juga menilai, masih banyak pemerintah daerah (pemda) yang belum baik dalam upaya pengelolaan sampah seperti yang terjadi di Bandung. Presiden berharap para gubernur, bupati, dan wali kota bisa menangani sampah secara sungguh-sungguh, terencana, dan terkendali. (A-94)*** DocPRJune312006